Bab 3 Aku Tak Tahu Mengenai ini

(dlm bhs inggrisnya know ditulis sama dg nama Nuh “I Don’t Noah ‘Bout This“)
http://www.prophetofdoom.net/Prophet_of … This.Islam

“Dia berdoa agar warna kulit orang Afrika berubah sehingga keturunan mereka dapat menjadi budak orang Arab dan Turki.”

Muhamad ingin menawarkan agamanya dan ia akan membuatnya terdengar sangat religius, tidak menjadi soal berapa sering ia harus mengocok kembali fakta2. Tabari I:323 ‘Saya tanya Rasulallah ada berapa banyakkah nabi. Dia jawab, ‘124.000’ Saya tanya dia berapa banyak dari mereka yg menjadi utusan. Dia jawab, ‘313’, cukup banyak.’

Itulah masalah bagi muslim, masalah angka ! Bukhari V8B76N550 “Saya dengar rasul berkata, ‘Dari para pengikutku akan ada sejumlah orang sebanyak 70.000 yg akan masuk surga dg wajah bersinar seperti bulan.” Jumlah ini tidak sesuai. Pasti ada yg salah. Mari kita cek hadis lain.

Bukhari V4B54N470 “Sesungguhnya 70.000 pengikutku akan masuk surga bersama; sedemikian sehingga yg pertama dan yg terakhir akan masuk dalam waktu yg sama.” Sorry para muslim, surga sudah penuh. Tanda “NO VACANCY” raksasa digantung didepan pintu bordil ini. 54.000 nabi saja sudah ditolak. (124.000-70.000 !) Dg keganjilan seperti ini, tidak heran Muslim giat membunuh utk mendapat satu tempat antrian.

Sekarang kita tahu surganya Muhammad penuh, bagaimana dg nerakanya Allah? Bukhari V8B76N537 “Nabi berkata, ‘Allah akan bilang, “Adam!’ “Aku akan taat pada perintahmu.’ Allah akan berkata, “Keluarkan orang2 calon neraka.” “berapa banyak orang2 calon neraka?’ Allah menjawab, ‘Setiap dari 1000 ambil 999 orang.’ Saat itu setiap anak2 langsung akan ubanan dan perempuan2 hamil akan langsung melahirkan. Kamu akan melihat orang seperti mereka mabuk.”

Betulkah ? Sejauh ini 10 milyar manusia sudah dilahirkan. Jika satu dari setiap seribu orang masuk surga, kapasitas surga pastilah (10 milyar : 1000 =) 10 juta dan bukan 70.000. Ada yg berbohong disini.

“Berita itu membuat stress para pengikut sang nabi, dan mereka bilang, ‘O Rasul Allah! Siapa diantara kita yg beruntung menjadi satu dari seribu yg akan selamat dari api.’ Dia bilang, ‘Dengarlah berita baik ini, yg 1000 (yg masuk neraka) akan datang dari Gog dan Magog, dan yang satu dari kalian.’ (Karena dia bukan nabi sungguhan, Muhamad tidak tahu bahwa orang2 Gog dan Magog semuanya nanti akan masuk Islam, mereka (Gog dan Magog) termasuk Iran, Irak, Turki dan Muslim di Republik2 Islam Federasi Russia sekarang.) Nabi menambahkan, ‘Demi Allah, Kuharap orang2 Muslim akan mengisi sepertiganya surga.’ Dgn itu, kami memuja dan memuliakan Allah dg berteriak ‘Allahu Akbar.’ Lalu nabi berkata, ‘Kuharap kalian akan menjadi setengah dari orang2 surga.’

Dgn begitu, maksimum 35.000 (karena penghuni surga katanya, 70.000 orang) Muslim yang akan masuk surga.

{(Tambahan Penerjemah) Rada bingung juga :shock: : kita pakai metode matematik saja:
A = penghuni surga = 70.000; B = muslim seluruh dunia; C= pengikut muhammad saat itu; D = Lain-lain
Katanya: “Demi Allah, Kuharap orang2 muslim akan mengisi sepertiganya surga.”
Persamaannya menjadi : A = 1/3B + 2/3D
Dan “Kuharap kalian akan menjadi setengah dari orang2 surga”.
Persamaannya menjadi : A = 1/2C + 1/2D
Yang mana yang benar? Padahal C=B, C jauh lebih kecil dari B, artinya pengikut muhammad (yg katanya mengisi ½ penghuni surga) jauh lebih kecil dari muslim seluruh dunia dari dulu sampai nanti kiamat, padahal muslim seluruh dunia hanya mengisi 1/3 penghuni surga???????????? Pusing ah. Belum lagi kalu diliat jumlah 70.000 orang penghuni surga dibanding dg milyaran penduduk dunia}

PS : Kalau Muslim cuma mengisi 1/3 surga, siapa dong yg mengisi sisanya ? Mau nggak mau kafir khan ? :lol: LOH ! Lebih banyak kafir masuk surga ???

Gog dan Magog adalah bom waktu Islam pemberian dari orang Yahudi. Kita akan mendiskusikan implikasi ini pada bab terakhir. Utk sekarang, cukup tahu bahwa Muhammad terlalu mempromosikan neraka dan terlalu banyak menjual tiket surga melebihi kapasitas surganya. Dan jika tuhannya Islam benar2 tuhan, kita menghadapi masalah. Dia jelas bukan pengampun, pemaaf, penyayang, maupun toleran dan malah sadis; 99.9% dari kita ditakdirkan masuk neraka.

Melalui Sunnah dan Quran, Muhammad secara palsu memasukkan ‘nabi dan utusan Muslim’ kedalam karakter Bible dg maksud utk mencetak mereka kembali dalam bentuk gambaran versi dia. Hampir setiap nabi/utusan yg ada dalam Quran datang dari Bible, termasuk: Adam, Nuh, Seth, Abraham, Lot, Yakub, Yoshua, Yonah, Ayub, Musa, Daud, Salomon, Saul, Eliya, Ezra, Enoh, Yohannes dan Yesus. Musa disebut namanya dalam 500 ayat, Abraham 250. Daftar dari luar Bible cuma terdiri dari kesalahan2 dan mitos.

“Aku tanya rasul, ‘siapa yang pertama dari mereka,’ jawabnya, ‘Adam’ Aku tanya apakah Adam itu seorang nabi yg dikirim sebagai utusan. Dia jawab, ‘Ya, Allah menciptakan dg tangannya sendiri dan meniupkan sebagian rohnya pdnya. Dan dia langsung terbentuk dg sempurna.”
:shock: LOH ! Katanya dibiarkan tergeletak berjamur selama 40 hari? (Tabari I:261) “Allah menyebabkan tanah liat Adam berjamur. Dia membiarkannya tergeletak selama 40 hari.”

Tabari I:324 “Waktu Adam akan meninggal, dia memanggil anaknya, Seth, dan menunjuknya menjadi pewarisnya. Dia mengajar Seth waktu2 disiang dan malam dan bagaimana para makhluk seharusnya menyembah (sholat) dalam tiap jam. Dia memberitahu Seth bahwa setiap jam punya makhluk khusus yg memujanya. Kemudian dia berkata, “Anakku, Air bah akan ada dibumi dan berakhir selama 7 tahun.’ Adam menulis surat wasiatnya dan ditujukan padanya.

Walau ada bukti kuat mengenai banjir/air bah yg disebut dalam Bible namun banjir itu tidak berlangsung selama 7 tahun, dan jika Adam benar nabi, dia mestinya bisa mengoreksi hal ini. Lebih lanjut lagi, kita baru saja diberitahu bahwa binatang2 juga mempraktekkan Islam, memuja pada jam2/waktu2 tertentu.

“Setelah Adam meninggal, kepemimpinan jatuh pada Seth, menurut tradisi ttg otoritas nabi, Allah memberi 50 perkamen/gulungan surat pada Seth.” Ini berarti Adam dan Seth memiliki total 71 perkamen kitab. Anda akan berpikir bahwa dengan wahyu tuhan sebanyak ini, sang rasul
akan mengatakan sesuatu ttg isinya, ttg asal usul Tuhan mungkin. Sorry, tidak juga. Bahkan sedikit isyarat ttg isinya pun tidak. Itu karena perkamen itu tidak pernah ada, dan karena mereka tidak ada, mereka sulit dijiplak. “O Rasul Allah, berapa buku yg dinyatakan Allah,” jawabnya, “104”. Kita anggap Quran adalah satu diantaranya. Nah, yang 103 apa saja ?

Tabari I:328 “Waktu malaikat kematian datang meraih Adam, Adam bilang, ‘Kamu datang kepagian. Masih ada sisa 60 tahunku.” Malaikat kematian menjawab, ‘Tidak ada sisa lagi, kamu sudah kasih sisa 60 tahunmu itu keanakmu Daud.’ Lanjutnya, Adam menyangkalnya, dan begitulah, mulai hari itu Allah menetapkan utk memulai memakai dokumen tertulis dan memerintahkan penggunaan saksi.” Padahal Daud menyusul 3000 tahun setelah Adam, sulit utk disebut anaknya, bukan ?

Satu paragraf kemudian, kita diberitahu: “Allah telah menuliskan ini dalam sebuah dokumen dan menyuruh malaikat2 menjadi saksinya… dimana Allah membuat Dokumen itu dibawa turun dan malaikat2 ditampilkan sebagai saksi melawannya.” Jika Allah dapat menulis, dan jika Quran itu amat sangat penting, kenapa Quran dikatakan turun dlm bentuk bunyi lonceng, saksi lisan dan bukannya berupa perkamen ? (Jawabnya : lebih mudah utk menyusun buku bagi kekuasaan, seks dan kekayaan secara lisan sambil jalan.)

Tabari I:332 “Adam meninggal. Seth dan saudaranya ada di sebelah timur surga, di kampung yg merupakan (ciptaan) pertama dibumi.” TUNGGU!! Allah bilang surga itu diatas, tapi kok sekarang ada dibumi ? Dan gimana bisa ada ‘kampung pertama’ kalau Allah menciptakan kota2 pada hari ketiga penciptaan? Kita bahkan diberitahu bahwa tiap jejak kaki Adam menjadi kampung dalam perjalanannya ke Mekah. Mustinya ada orang yg mengedit ini dulu sebelum disahkan jadi kitab suci !

Kalimat berikutnya dari sang nabi meneguhkan bahwa ia tidak diilhami oleh tuhan. “Matahari dan Bulan berada dalam gerhana selama 7 hari 7 malam.” NGGA MUNGKIN. Matahari tuh digerhanai bulan dan bulan ditutupi oleh bayangan bumi. Tidak bisa dua-duanya dalam gerhana. Bahkan tuhan yg pura2pun harusnya sedikit lebih pintar dari ini.
Utk meneguhkan ritual muslim, Muhammad berkata, “Waktu Adam mati, malaikat2 mencucinya secara terpisah beberapa kali dg air dan menyiapkan tempat penguburan. Mereka bilang, ‘Ini akan menjadi kebiasaan diantara semua anak2 Adam.’ Dalam, Islam, non martir dikuburkan dg cara ini. Martir, seperti pembom bunuh diri saat ini, tidak dicuci, darah dari orang lain yg menempel pada tubuhnya merupakan tanda kehormatan, dan merupakan sinyal bagi Allah utk mengirim mereka langsung ke surga, dimanapun surga itu berada, atas atau bawah.

“Rasul berkata, “Ayahmu Adam itu tinggi setinggi pohon palem, yaitu 60 cubit. Dia berambut banyak dan bagian auratnya disembunyikan. Waktu dia melakukan dosa dg memakan dari pohon (gandum) terlarang, auratnya terbuka padanya. Dia kabur dari surga, tapi sebuah pohon menahan dia dan menangkapnya didahinya. … ketika dia hampir mati, Allah mengirim bahan kimia pembalsem dan kain kafan.” Bukannya Allah pernah bilang bahwa Adam botak karena jatuh terbentur surga ? (Tabari I:298) dan kenapa lagi Allah perlu cairan pembalsem di surga?

Tabari I:333 “Ibnu Ishak bilang, ‘Dia dimakamkan di Mekah dalam gua Abu Qubays, yg disebut Gua Harta.’ Tapi tidak perlu dan tidak ada alasan bagi kita utk mencari tulang2 raksasanya disana karena, “Nuh mengambilnya, menyimpannya dalam peti mati dan dibawanya didalam perahunya… Waktu Nuh meninggalkan perahu, dia kuburkan Adam di Jerusalem.

Alasan kesatu kenapa saya menuliskan semua hal yang menggelikan dan membosankan ini adalah karena semua itu menunjukkan karakter Muhammad. Semua itu menentukan sebuah pola perilaku ‘keinginan utk berbohong’. Khususnya, semua itu menunjukkan bahwa Muhamad ingin membuat dirinya nampak sebagai kepanjangan tangan kuasa Tuhan dan dalam hal2 spiritual, padahal dia jelas2 bukan. Ini berarti klaimnya sbg rasul Allah patut dicurigai. Dg begitu, juga Quran dan Islamnya.

Alasan kedua saya membagi hal ini kepada kalian adalah utk menunjukkan bahwa Muhamad kurang ilham surgawi, dia mengobrak abrik Bible dan menjiplak Talmud. Dlm hal ini, dia dan Lucifer punya banyak kesamaan. Sederhana saja, Muhamad tidak mampu menciptakan sebuah agama. Anda segera akan lihat bahwa sang nabi sebenarnya mencomot ajaran lain yg kemudian diberinya nama: Islam.

Ketiga, kisah2 amburadul ini dimaksudkan bagi satu tujuan : Muhamad menggunakannya utk membenarkan masuknya praktek2 berhala kaum Qusay kedalam Islam. Mereka (Qusay) punya Lima Pilar/Rukun (yg sekarang jadi lima pilar agama islam), semua dari kaum berhala yg agak mirip monoteisme. Seiring waktu, Muhamad menulis ulang sejarah Yahudi utk membuat Allah, Mekah, Kabah, Ibadah haji dan dirinya sendiri kelihatan pantas utk dipuja. Dia menyusun kembali peran Adam, Nuh dan Abraham sebagai utusan Muslim yg berfokus pada Mekah.

Jika Adam, Nuh dan Ibrahim bukan Muslim, maka orang2 akan berpikir bahwa isi Quran adalah hasil pencurian, bukan diwahyukan dari Allah.
Jadi Muhamad harus meyakinkan kita bahwa nenek moyang Yahudipun menyembah Allahnya dia, menerima wahyu Quran, melakukan perjalanan ke Mekah, membangun Kabah, menyembah disana dan melakukan serangkaian ritual kompleks dari islam. Jika dia gagal dalam hal ini, jika kisah hasil revisinya tidak dapat dipercaya, maka Quran akan dianggap jiplakan, Islam dianggap palsu dan Muhammad seorang penipu. Dan mereka tidak lagi memiliki alasan utk membunuhi kita.

Terakhir, Muhammad mengutak-atik kehidupan dan perkataan Adam, Nuh, Lot dan Ibrahim utk mengabsahkan eksistensi Muhamad yg menyedihkan itu. Adamnya Islam punya kavaleri (pasukan berkuda); dia seorang pejuang perang dan tiran persis seperti Muhamad. Seperti nabi islam, Cain versi Muslim bersalah karena incest (meniduri anggota keluarganya sendiri) dan digerakan oleh nafsu utk membunuh. Nuhnya Islam ingin agar kaumnya dibasmi karena mengejeknya. Ibrahimnya Islam menghancurkan patung2 kecil agar kaumnya bisa berpaling pada patung yang lebih besar. Muhamad membentuk semua orang2 ini dalam bentuk khayalannya. Kesemuanya terlibat dalam perdebatan dgn penentang mereka persis spt yg terjadi antara Muhammad dan orang2 Mekah. Dalam tiap kasus Allah menghukum mereka yg menolak sang rasul, sama seperti Muhammad yg mengklaim akan menyiksa mereka yg menolaknya.

Y V Z M

Dengan mengingat agenda Muhammad, mari kita lanjutkan. Tabari I:335, “Seth tinggal di Mekah melakukan ibadah haji dan umrah hingga dia meninggal. Dia menambahkan perkamen yg diberikan oleh Allah kpd yg diberikan kpd Ayahnya, Adam dan bertindak sesuai dg isinya. Dia membangun Kabah dari batu2 dan tanah liat.” Jika Kabah ditambah terus tanah liatnya, nanti akan menjadi Menara Babel.

Utk sementara ini, kita punya perkamen Babel: “Orang2 penerima Taurat berkata, “Enoch lahir dari Jared. Allah memberkatinya dg kemampuan meramal. Dia memberi 30 perkamen padanya. Dia adalah yg pertama setelah Adam yg dapat menulis dan melakukan jihad. Dia yg pertama memotong dan menjahit baju. Dia yg pertama memimpin penangkapan keturunan Cain dan menjadikannya budak.” Loh ! :shock: Bukankah Hawa yg pertama membuat baju ? Dan pastinya pertempuran membuat Enoch sbg ‘Good Muslim,’ muslim saleh yg taat dalam mengikuti jejak langkah Muhammad.

Hadis berikutnya memastikan sumber materi religiusnya Muhamad. Tabari I:346 “Seseorang dari antara orang2 penerima Taurat berkata, “Methuselah lahir dari Enoch. Dia yg pertama naik kuda, karena dia mengikuti praktek yg diterangkan Ayahnya dg hormat akan Jihad.” Bagaimana Adam bisa mendirikan sebuah kavaleri, seperti yg diceritakan Hadis sebelumnya (Tabari I:318), jika dia tidak bisa naik kuda?

“Orang2 penerima Taurat berkata bahwa Lamech lahir dari Methuselah dan bahwa Lamech menurunkan Nuh.” Muhamad bilang dalam Hadis bahwa kelakuan orang2nya Nuh sama seperti kelakuan orang2 Mekah dijaman Muhamad: “Nuh memperingatkan kaumnya, tapi mereka mengejeknya. Allah menampakkan diri dan dia memberi penangguhan hukuman bagi mereka agar mereka bisa minta maaf. Kaumnya Nuh memuja patung. Jadi Allah mengirim hukumannya kepada mereka dan memusnahkan mereka.” Semua yang Muhamad bilang terjadi pada Nuh, juga terjadi padanya.

Mulai dari Bab 6, Prophet of Doom akan memfokuskan kpd kehidupan Muhammad. Dari sekarang hingga bab 6 tsb anda harus tahu bahwa Quran menyatakan bahwa Muhammadlah yg sebenarnya “memperingatkan kaumnya, tapi mereka mengejeknya.” Jadi “Allah menunjukkan bahwa Dia telah memberi orang2 Mekah“ penangguhan hukuman “agar mereka bisa minta maaf” pada Muhamad.

30 kali dalam Quran dan banyak lagi dalam Hadis, Muhamad mengulang2 versi pelintir dari kisah Nuh ini. Tiap versi dibuat utk menakut2i orang Mekah agar tunduk. Dg membuat Nuh sama dg dirinya, dan membuat orang2 Mekah sama dg kaumnya Nuh, Muhammad membuat Tuhan sadis dan impoten ini seakan-akan mampu melayani kepentingan nabinya. Ini benar2 jurus jenius. Muhamad tahu bahwa ‘tuhannya’ tidak eksis dan bahwa Allah tidak mampu membuat keajaiban. Jadi dg menyebut2 keajaiban yg terjadi dahulu kala, macan ompongnya mendapatkan taring.

Hadis berikut memaksa kita utk memilih. Apakah Nuh itu nabinya islam atau Islam yg berbohong. Tabari I:353 “Menurut sebuah laporan dari otoritas ulama muslim yg pertama, ada 10 generasi antara Adam dan Nuh, semuanya adalah pengikut Islam. Kekafiran terjadi pada generasi dimana Nuh dikirimkan. Nuh adalah nabi pertama yg dikirim sebagai utusan pada kaumnya utk memperingatkan mereka dan mengenalkan mereka akan keesaan Allah. Ada yg bilang bahwa kaum Nuh melakukan kejahatan, minum2, dan membuat keasyikan mereka dg alat2 musik menyeleweng dari Allah.” Jika anda susah memikirkan apakah Muhamad bicara benar atau tidak, pikirkan ini: dia bilang ‘minum anggur’ itu jahat akan tetapi sungai disurganya Allah ‘dialiri oleh anggur.’ Muhamad mengutuk mereka yg ‘mendengarkan musik,’ akan tetapi ‘malaikat2nya menyanyi’.

“Quran melaporkan bahwa mereka punya patung2, karena Allah mengatakan suatu pembicaraan mengenai Nuh, ‘Tuhanku, mereka tidak patuh padaku dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka.’ Nuh yg asli tidak pernah berkata ini. Dia tidak berminat utk memaksa siapapun agar patuh kepadanya; diapun punya harta milik dan anak2.
Utk mengetahui mengapa Muhamad mengarang Nuh berkata seperti ini, ketahuilah bahwa sebenarnya nabi Islamlah yg menuntut kepatuhan, yg kemudian ditolak orang. Muhamadlah yg tidak punya anak lelaki maupun harta milik. Ada lagi ; ingat bahwa ahli waris sah dari pengurus Kabah, sesuatu yg sangat dia dambakan, mempunyai anak lelaki.

“Mereka merancang persekongkolan besar dan berkata, ‘Jangan meninggalkan tuhan2mu. Jangan meninggalkan Wadd, Suwa dan Nasr. Mereka telah banyak menyesatkan.’ (Juga ada dalam Quran 71:21) Meskipun Nuh tidak pernah bersekongkol, Muhammad berkomplot melawan keluarganya sendiri utk menguasai tuhan2 yang sama itu. Merefleksikan ketidaksempurnaannya pada musuh adalah sebuah strategi politik yg efektif dan berlaku pada segala jaman. Ini salah satu teknik Muhamad yg disempurnakannya. Inilah salah satu tema yg paling sering diulang dalam Quran.

Ketakutan akan teror tuhan adalah sesuatu yg unik bagi Islam. Tabari I:354 “Allah mengirim Nuh pd mereka utk membuat mereka takut akan kekuatan hebatNya dan memperingatkan mereka akan seranganNya. Nuh akan mengatakan pada mereka agar bertindak sesuai dg tuntutan Allah pada utusanNya yg ditunjukanNya dlm perkamen2 Adam, Seth dan Enoch.” Seperti sering nampak dari tradisi islam, yang satu ini juga ditulis utk menjelaskan Quran, utk memberi pengertian akan tujuan dan tempat kepada sebuah buku yg tidak berkonteks, tidak punya sejarah dan tidak punya kronologi. Waktu kita menyelam kedalam Surat2 yg ditulisnya, perhatikan kesamaan antara ucapan Muhammad dan Allah.

Quran 71.1 “Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih”. Nuh berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu, (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku … ”

Mengapa Muhamad membuat Nuh berkata seperti itu sebentar lagi akan menjadi sangat jelas. Tapi sebelum kita tinggalkan ayat pembuka ini, saya ingin menunjukkan satu dari banyak perbedaan antara Quran dan Bible. Nabi2 dlm Bible memberitahu kita utk mencintai dan mematuhi Yahweh, bukan mematuhi diri mereka sendiri (nabi). Nabi Islam memerintahkan Muslim utk takut pada Allah dan mematuhi Muhammad.

Ayat berikut menjiplak pengalaman Muhamad di Mekah hingga kebagian2 terkecilnya. Quran 71.5 “Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, [71.6] maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). [71.7] Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (ke mukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat. [71.8] Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan, [71.9] kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam, [71.10] maka aku katakan kepada mereka: “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, [71.11] niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, [71.12] dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”

Buset, ini benar-benar gurauan sadis, minta ampun nanti dikasih hujan ! Padahal yang paling tidak diinginkan oleh kaumnya Nuh adalah hujan (ingat pengalaman jelek mereka dgn hujan !) … Tapi karena kisah buatan ini diubah utk kaumnya Muhamad di Arabia tengah, sebuah tempat yg sangat butuh air, maka hadiah hujan pastilah terdengar bagai hadiah dari tuhan. Jadi utk membuat Nuh seperti mini–Muhamad, korban2 air bah akan dihadiahi air hujan, gimana? Hebatkan ceritanya?

Quran 71.13 “Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?
[71.14] Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian. [71.15] Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
[71.16] Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita? [71.17] Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya, [71.18] kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu.” Semakin hot Muhamad mencoba membuktikan bahwa Allah benar2 tuhan, semakin berkurang nampaknya ketuhanan Allah.

Dalam ayat berikut kata2 Allah benar2 identik dg kata2 Muhamad dalam permulaan Hadis. Membuat anda bertanya2, siapa bicara pada siapa. Quran 71.21 “Nuh berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakai-ku, dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka, [71.22] dan melakukan tipu-daya yang amat besar”. [71.23] Dan mereka berkata: “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwaa`, yaghuts, ya`uq dan nasr”. Kita telah melintasi waktu dan membawa Nuh ke Mekahnya Muhamad. Hanya nama2nya saja yg diubah. Tuhannya Mekah, nama2nya dulu adalah Manat, Al-Lat dan Al-Uzza sementara rival Arab mereka adalah Wadd, Suwa dan Nasr.

Quran 71.24 ‘Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang lalim itu selain kesesatan. [71.25] Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah. (Gimana Allah bisa jadi penolong lagi kalau mereka telah ditenggelamkan dan masuk neraka?) [71.26] Nuh berkata: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. [71.27] Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.” Utk mengatakan bahwa Nuh meminta tuhannya utk membasmi kaumnya sendiri, benar2 menghujat nama nabi Nuh. Ini sangat jauh dari kebenaran. Tapi dg mengatakan ini, Quran telah memberi kita jendela pada jiwa nabinya. Muhamadlah yg ingin agar klannya dibantai, bukan Nuh. Orang2 Mekah mengejek Muhamad, shg dia mengancam utk membasmi mereka. Dan nanti anda akan membaca tentang ini, langsung dari mulut Muhamad sendiri, utk sekarang dia masih pengecut yg tidak berani menerima tanggung jawab. Hasil pemikirannya sendiri dia sebut2 sbg pemikiran orang lain shg merusak karakter orang2 suci. Jadi tanyalah kpd dirimu sendiri: kenapa Quran sampai menaruh ucapan2 jelek pada mulut Nuh? Apa yg didapaklan Muhamad dari menipu orang2nya? Kebohongan2 ini tidak mencuat secara spontan; pasti ada motifnya. Dan jika ada motif, kebohongan itu lebih daripada ‘tidak bermoral’; itu sudah tindakan kriminal. Berbohong, jika dilakukan utk keuntungan materi, di jaman sekarang disebut dgn ‘penipuan.’ Definisi resminya adalah : menipu atau mencurangi dg maksud utk mendapat keuntungan yg tidak jujur dan tidak adil. Penipuan adalah peralihan dari kebenaran yang dg sengaja menyesatkan orang lain dari tujuan utama utk suatu keuntungan materi. Ini persisnya yg terjadi disini.

Selama fase ‘pemerintahan’ Muhamad di Mekah, dia ingin sukunya meninggalkan semua tuhan2 Kabah kecuali Allah yg ‘memanggilnya’ utk menjadi nabinya. Dalam versi ini Muhamad berkata bahwa patung2 yg lebih rendah harus diberantas agar ‘berhala’ versi dirinya dan utusan dari
‘berhala tsb’ dapat menguasai Perusahaan Kabah Inc yg pemasukannya sudah pasti akan mengalir kekantung mereka yg menguasai rumah Allah ini. Jadi Muhamad rela menipu kerabatnya demi keuntungan materi. Nabi Islam mengambil untung dari penipuan. Sebuah kejahatan telah terjadi.

Yah, mengapa kita tidak menghibur diri dulu dgn dgn sedikit hitungan matematik ? “Allah mengirim Nuh pada orang2nya ketika dia berumur 350 th. Dia tinggal diantara mereka selama 950 th. Allah mengirim Nuh pada mereka ketika dia berumur 480 th (bukan 350). Allah memerintahkan Nuh utk membuat perahu. Dia naik perahu itu pada umur 600 (bukan pada umur 1300).” Dapat kamu bayangkan tidak, gimana rasanya ikut kelas matematik islam.

“Semua orang2nya tenggelam.” Mungkin khotbah Nuh versi Islam tidak lebih positif daripada Muhamad. Tabari I:358 “Orang2nya Nuh suka menangkap Nuh dan mencekiknya hingga dia pingsan. Waktu Allah mau menghancurkan mereka, Nuh mengutuk mereka, katanya, ‘Tuhan, mereka tidak patuh padaku dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka … Tuhan, jangan biarkan orang2 kafir itu tinggal dibumi!” Hadis bilang bahwa penyiksaan terparah yg dialami Muhamad adalah di Mekah waktu ia ditangkap dan dicekik. Dan karena mereka tidak patuh, Muhamad mengutuk mereka. Setiap kata2nya diciptakan utk mengarang kembali kisah Bible agar sama dengan pengalaman yang dialaminya.

Orang2 Muslim yg pertama2 bersusah payah membuktikan kebenaran dan fakta2 karangannya nabi mereka ini. “Panjang perahu Nuh adalah 1200 hasta (1 hasta=45.7 cm, jadi 1200×47.5cm=570m), dan lebarnya 600 hasta (285m).” Sebuah perahu yg panjangnya lebih dari setengah kilometer (agak spt supertanker) agak sulit dipercaya datang dari Tuhan.

Dengarkan ini: Tabari I:367 “Rasul berkata pada Yesus, ‘Maukah kau memanggil seseorang yg pernah melihat Perahu Nuh dan menceritakannya pada kita.’ Yesus mengambil segenggam debu dalam tangannya dan bertanya, ‘Tahukah kamu apa ini?” (Walau sulit utk percaya bahwa mereka dapat menjawab pertanyaan ini, tapi hal ini memberi kita pengertian akan Islam, bahwa Muslim tidak berpikir, cuma patuh.) Jawabnya “Allah dan nabinya lebih tahu.” Yesus berkata, ‘Ini adalah kuburan anak Nuh, Ham.” Dia memukul bukit dg tongkatnya dan berkata, ‘Bangkitlah atas ijin Allah.” Dan berdirilah disana Ham, dg rambut beruban, mengebut2kan debu dari kepalanya.” Dg keajaiban sehebat ini, mana mungkin kisah ini tidak masuk dalam Bible. Tapi cerita ini tidak masuk Bible, karena memang tidak terjadi ! Lagian, kalau Yesus membangkitkan seorang yg tidak berarti seperti Ham, kenapa Allah tidak memberi kekuasaan pada Muhamad, utusannya yg paling penting, utk membangkitkan Abraham, atau Musa? Atau Yesus?

“Yesus bertanya padanya (Ham) apa dia selagi mati rambutnya telah beruban. Ham menjawab, ‘Tidak, waktu aku mati, aku masih muda, tapi aku pikir saatnya (ajal) telah tiba, dan rambutku berubah putih.” Yesus berkata, “katakan pada kita mengenai perahu Nuh.” Katanya, “panjangnya 1200 hasta dan lebar 600 hasta. Tiga tingkat, satu utk binatang domestik dan liar, yg lain utk manusia dan yg ketiga utk burung2. Jika tahi dari para binatang telah terlalu banyak, Allah menyuruh Nuh utk menggelitik buntut gajah. Dia melakukannya dan seekor babi jantan dan betina jatuh (dari pantat gajah) dan menyerang tahi2 itu. Waktu tikus mengigiti papan2 perahu, Allah menyuruh Nuh utk memukul singa diantara matanya dan seekor kucing jantan dan betina keluar dari hidungnya dan menyerang tikus.” Dan kalian, muslim, memeluk agama menggelikan ini ???????? :lol: :lol:

“Yesus bertanya pada Ham, ‘Bagaimana Nuh tahu bahwa semua tempat telah tenggelam?’ Jawabnya, ‘Dia kirim burung gagak utk memberinya informasi, tapi burung itu menemukan bangkai dan memakannya, kemudian Nuh mengutuknya agar burung itu menakutkan bagi orang2; karena itu burung gagak tidak suka rumah. Lalu dia kirim merpati. Burung itu kembali dg daun zaitun diparuhnya dan tanah dikakinya. Nuh jadi tahu…’ Rasul2 berkata, “O utusan Allah, kenapa kau tidak membawanya pada kita sehingga dia bisa duduk dan bicara dg kita?” Jawab Yesus, ‘Bagaimana bisa seseorang yg tidak punya makanan mengikutimu.’ Yesus lalu bilang pada Ham, ‘Kembalilah dg ijin Allah.’ Dan Ham berubah menjadi debu lagi. “

Mari kita baca versi kedua Quran dari kisah Air Bah ini agar kamu mulai tahu bagaimana Allah mampu merajut cerita dg tema favoritnya ini. Tapi sebelum itu, mari kita baca pengantar ini. Quran 11.1 “Alif Laam Raa, (inilah) suatu kitab (Sorry, ini tidak benar. Quran belum lagi menjadi buku/kitab utk 200 tahun kedepan. Hampir semua ayat2nya belum lagi dituliskan. Dan ahli tulis yg ditugaskan Muhamad agar menuliskan ucapannya, terbunuh.) yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci yang diturunkan dari sisi (Allah) yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu (Allah berhak memilih julukan bagi dirinya
sendiri, walau tidak sesuai dgn fakta. Ini cuma masalah pendapat yg belum dibuktikan kebenarannya.) [11.2] agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhamad) adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya,”
Quran 11.12 “Maka boleh jadi kamu hendak meninggalkan sebahagian dari apa yang diwahyukan kepadamu dan sempit karenanya dadamu, karena khawatir bahwa mereka akan mengatakan: ‘Mengapa tidak diturunkan kepadanya kekayaan atau datang bersama-sama dengan dia seorang malaikat?'” Inilah hal2 yg paling dipusingkan oleh Muhamad dan pengikut Mekahnya: Tidak ada uang dan tidak ada bukti. Sang nabi dilahirkan dari keluarga kaya penjaga Kabah di Mekah. Dg menjadi kuncen, Allah membuat kerabat2nya kaya. Tapi Muhamad tetap kere, dia dibuang sejak bayi. Miskin, dia iri pada keluarganya sendiri, mengutuk mereka dan menginginkan kekayaan mereka dari bisnis religi palsu mereka.

Para pengikutnya ingin tahu kenapa tuhan membuat mereka kaya tapi utusannya melarat. Mereka ingin tahu kenapa Allah menurunkan keajaiban. Muhamad membandingkan dirinya dg Musa dan Yesus. “Mereka melakukan keajaiban2. Mereka dikunjungi malaikat2, kenapa kau tidak?” desak orang2 Mekah.

Ayat ini bertanya: “Kenapa tidak datang bersama-sama dg dia seorang malaikat?” Surat 11 ini adalah surat Mekah yg datang belakangan (setelah2 Surat2 Medinah), dan nomor 75 jika diurutkan dari turunnya wahyu. Orang yg mengaku “ucapannya” berasal dari malaikat, setelah sekian lama ini belum juga melihat satu malaikatpun.

Quran tersusun dari debat2 kasar dan penuh kemarahan. Sukunya Muhamad menolak klaimnya dan mengejeknya tanpa ampun, mengatakan agamanya palsu, tiruan. Quran 11.13 “Bahkan mereka mengatakan: “Muhamad telah membuat-buat Al Qur’an itu”, para pengikutnya akhirnya curiga bahwa ia itu nabi palsu. Dan mereka tidak malu2 mengatakannya. Mereka mengatakan perkataan yg persis sama dg yg saya katakan.

Lalu, bagaimana kamu pikir jawaban Muhamad utk ini? “Katakanlah: ‘Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surah-surah yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar”. Quran berkata bahwa semua ini (ayat2nya) begitu indah jadi tidak mungkinlah sampah. “Tidak ada, selain dari Allah yg besar itu sendiri, yg mampu membuat pemalsuan yg begitu indah.” :shock: Jika ini bukan delusi, Kamus Webster harus mengubah makna kata itu.

Banyak yang menanggapi tantangan ini, masing2 dng prosa2 canggih. Orang2 yg diberi pencerahan ini kita sebut Penyair. Pengucapan secara lisan adalah satu2nya alat komunikasi Kaum Beduin dijaman Muhammad karena mereka buta huruf. Dan setelah anda membaca Prolog Prophet of Doom ini, anda tahu bagaimana nabi jagoan kita ini menghadiahi para penulis puisi yang mampu “mendatangkan surah2 yg menyamainya” : dia membunuhi mereka.

Quran 11.14 “Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka (katakanlah olehmu): “Ketahuilah, sesungguhnya Al Qur’an itu diturunkan dengan ilmu Allah dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?” Berserah diri alias tunduk. Bukan setuju. Bukannya mengerti, atau bahkan percaya. Islam adalah kepatuhan/ketundukan.

Pernahkah anda dengar pejabat berkata, “Saya akan menjelaskan hal ini sejelas mungkin” ? Ini tanda sang pejabat tidak dapat menjelaskan ! Allah menggunakan kata2 “Bukti Jelas” utk membela Muhamad. Tapi dia tidak pernah memberi ‘bukti jelas’ apapun. Quran 11.17 “Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang mempunyai bukti yang nyata (Al Qur’an) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah dan sebelum Al Qur’an itu telah ada kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat? Mereka itu beriman kepada Al Qur’an. Dan bagi mereka yg tidak percaya diantara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya (Sekte Yahudi, Kristen dan semua bangsa non muslim lain) yang kafir, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al Qur’an itu. Sesungguhnya (Al Qur’an) itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman. “

Petunjuk disini adalah ‘bagi mereka yang tidak percaya’. Setelah kurang lebih 10 tahun berkhotbah dikampung halamannya, nabi ini hanya mendapat kurang dari 50 pengikut. Muhamad adalah nabi gagal. Islam adalah agama yg menuntut kepatuhan total, gagal di mekah karena Muhamad hanya berpegangan pada kata2nya saja. Islam, doktrin politik kepatuhan berhasil di Medinah karena Muhamad kini punya mainan baru : pedang. Kalau saja Muhamad tidak berubah dari nabi menjadi perampok, kita tidak akan pernah mendengar tentang dia dan pengikutnya juga tidak akan mencoba membinasakan kita sekarang.

Bicara mengenai Sekte Yahudi, Kristen dan semua bangsa non muslim lain, Quran bertanya: Quran 11.18 “Dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka dan para saksi akan berkata: “Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka”. Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang lalim.”
Mari kita cermati kata ‘membuat-buat dusta’. Perhatikan bahwa sering kali Allah berkata “Sesungguhnya”, yg juga bisa diterjemahkan sebagai “percayalah”. Quran 11.25 “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, (dia berkata): “Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu, [11.26] agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan”. [11.27] Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: “Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta”. Jika kita mengganti pembicaranya dari Nuh menjadi Muhamad, kita dapat membuang inti dari Surat Mekah dan menggantinya dg ayat ini.

Quran 11.28 “Berkata Nuh: “Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya?” Nuh versinya Islam berkata: Quran 11.31 “Dan (dia berkata): “Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa): “Aku mempunyai gudang-gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang gaib, dan tidak (pula) aku mengatakan: “Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat”, ….” Ini jelas sekali Nuh berkata atas nama Muhamad bahwa dia tidak berkuasa utk membuat kaumnya mengindahkannya. Dia tidak punya kekayaan dari tuhan, wawasan tuhan ataupun dukungan malaikat. Dia seorang nabi yg tidak dapat meramal masa depan. Dg merusak Nuh dg cara ini, Muhamad menarik kesimpulan bahwa semua utusan tuhan itu sama tidak berdayanya.

Quran 11.32 “Mereka berkata: “Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”. (Orang2 Mekah menuntut hal yang sama dan respon Muhammad juga persis sama) [11.33] Nuh menjawab: “Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. [11.34] Dan tidaklah bermanfaat kepadamu nasihatku jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu, Dia adalah Tuhanmu dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”. [11.35] Malahan kaum Nuh itu berkata: “Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja”. Katakanlah: “Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat” Jika ini benar2 suara Tuhan, orang akan berpikir dia akan sedikit lebih terbuka dg maksud2nya. Mengarang2 Nuh dg sejelas ini, sebodoh ini, seperti Muhamad, hanya akan membodohi orang2 dungu.

Kemudian, Quran menampilkan masalah takdir: Quran 11.36 “Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. [11.37] Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang yang lalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.” Dg kata lain, “Jangan berkhotbah pada saudara2 dan saudari2mu, anak2mu, teman2 dan keluarganya. Jangan mengasihi mereka; jangan berdoa bagi jiwa mereka. Aku punya rencana lain bagi mereka.”

Quran 11.38 “Dan mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nuh: “Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (kami). [11.39] Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal.” Muhammad benci kalau diolok-olok. Jadi mumpung kita masih membahas soal ‘ejekan,’ mari kita periksa beberapa dari variasi 400 tema ini dalam Quran. Semua ‘katanya’ dari Allah dan semua membela Muhamad.

Dalam Surat Quran 2.15: “Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.” 2.212: “Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman,…” Quran 5.57: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi Kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik).” Dan dari Quran 6.10: “Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan (`azab) olok-olokan mereka.” Ini seperti kaset rusak, terus mengulang-ulang hal yang sama. Pengulangan tentang ejekan ini bisa memecahkan rekor sejarah bagi Muhammad, dan perhatikan betapa anehnya bahwa Tuhan dan nabinya terus menerus membalas ejekan dg ejekan juga.

Quran 11.40 “Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman: “Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman.” Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit. [11.41] Dan Nuh berkata: “Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya.” Cerita ini menggambarkan seakan-akan Allah itu benar-benar Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Padahal dengan tepukan dipunggung Adam, Ia telah menetapkan takdir kita. Dg menakdirkan kita ke api neraka, Ia sama sekali tidak menunjukkan sifat pengampun dan penyayang.

Dalam kisah Bible yg asli yg dijiplak Quran, terdapat lebih banyak kebenaran. Yahweh berduka akan kelakuan manusia. Dia menciptakan kita serupa dgnNya, dg komponen spiritual, agar kita dapat berhubungan dgnNya. Tapi yah yg namanya manusia, kita punya kecenderungan utk tidak berlaku dgn baik. Untungnya, daripada menyerah & membiarkan kita hancur kedalam mental barbar, Yahweh memberi kita pilihan utk memulai hidup baru. Dia selamatkan mereka yg memilih utk tetap bersamaNya. Dia menyuruh Nuh utk membuat Perahu sebagai Penyelamatan, memisahkan Nuh dan Yahweh dari mereka yg memilih jalan lain.

Nuh, seperti semua manusia yg diciptakan Tuhan, tinggal didekat taman Eden (Firdaus), dihulu sungai Tigris dan Efrat, dekat laut mati. Sudah ada banyak bukti arkeologis ttg adanya air bah spt yg dicatat di Bible didaerah ini. Jejak2 peninggalan yg berumur sekitar jaman Nuh ditemukan terkubur dibawah pasir dalam laut ini.

Quran meneruskan kisah revisinya tentang Nuh dg dongeng lain: Quran 11.50 “Dan kepada kaum Ad (Kami utus) saudara mereka, Hud. Ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah mengada-adakan saja. [11.51] Hai kaumku, aku tidak meminta upah kepadamu bagi seruanku ini, Upahku tidak lain hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan (nya)?” [11.52] Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu,…” Hud sang legenda memberi kaum Ad khotbah yg sama. Dan masalahnya, ini menunjukkan kekurangan imajinasi Allah sebagai seorang pengedit cerita dan pengingat cerita. Kisah Ad ini diulang 11 kali. Dan ditempat lain dalam Quran, Allah bilang bahwa kaum Ad ditiup angin, bukan oleh air bah. :shock:

Dalam Surat 41.15 kita baca: “Adapun kaum `Ad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata: “Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari kami?” Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya dari mereka? Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami. [41.16] Maka Kami meniupkan angin yang amat gemuruh kepada mereka dalam beberapa hari yang sial, karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan sesungguhnya siksaan akhirat lebih menghinakan sedang mereka tidak diberi pertolongan.”

Kisah Nuh dan supertankernya menunjukkan bahwa Ham membuat perahu dan bahwa ia punya saudara, Yam. Yam adalah anak tanpa nama yg disebut dalam Quran 11.42. Dan kemudian: Tabari I:360 “Binatang pertama yg dibawa masuk perahu adalah semut, dan yg terakhir adalah keledai. Ketika Nuh membawa Keledai, Iblis nempel dibuntutnya, sehingga keledai itu tidak dapat mengangkat kakinya. Nuh berkata, “Celakalah kamu, masuk.” Keledai berdiri tapi tidak bisa bergerak. Kata Nuh, “Celakalah kamu, masuk meskipun Setan ada bersamamu.” Nuh salah bicara (keseleo lidah), tapi ketika Nuh mengatakan ini, Setan membuat keledai itu bisa bergerak. Keledai masuk dan setan juga ikut masuk. (Lucifer dan rekannya jin pastilah sangat takut air, karena mereka terbuat dari api shg mereka mudah dipadamkan, aku pikir :lol: )
Nuh berkata, “Cara bagaimana kamu masuk kesini.” Setan menjawab, “Kau tidak bisa tidak harus membiarkanku naik perahu ini.” Setan tinggal dibagian belakang perahu.”

Ada alasan kenapa Nuh keseleo lidah. Peristiwa paling memalukan Muhamad, Ayat2 Setan, disebutnya keseleo lidah. Dia bilang Setan menaruh kalimat2 itu dimulutnya ketika dia mengakui patung2 pagan Mekah sebagai imbalan atas sebuah sogokan. Kisah ini sengaja dikarang utk menyeret Nuh ke levelnya.

Kemudian, langsung dari pikiran abnormal Islam kami baca: “Nuh juga membawa mayat Adam, membuatnya menjadi pembatas antara wanita dan laki-laki.” Mayat dijadikan pembatas, tapi mereka semua sudah menikah dan dari keluarga yg sama, kenapa? “Mereka naik perahu pada tgl 10 Rajab dan mereka pergi pada hari Ashura, oleh karena itu semua orang harus puasa pada hari Ashura. Sebelum air bah, 2 anak yg dilaporkan lahir dari Nuh telah hilang. Yg satu namanya Canaan. Dia tenggelam dalam banjir.’ Well, jika kamu tidak percaya itu, dan memang seharusnya jangan percaya, bagaimana dg yg ini: “Semua nenek moyang antara Nuh dan Adam beragama Islam.” Ya, semua karakter dalam Bible adalah muslim2 yang baik. :lol: :lol:

“Perahu membawa mereka keseluruh pelosok bumi dalam 6 bulan. Perahu itu tidak berhenti dimanapun hingga sampai kedaerah keramat di Mekah dan Medina (Sooo pasti !!). Tapi, perahu itu tidak masuk ke daerah keramat, hanya mengelilinginya selama seminggu. (Berlayar mengelilingi pastilah mendahului berjalan mengelilingi). Rumah yg dibangun Adam terangkat, jadi tidak terendam air – Rumah yg ditinggali bersama dg batu hitam.” Karena setiap makhluk hidup ada di perahu, satu-satunya yg tinggal dg batu hitam pastilah Allah. Dg kata lain, Kabah bukan tempat pemujaan bagi tuhannya islam seperti yg dipercaya Muslim; Allah sebenarnya tinggal disana : itu kaplingNya !

“Tungku dg air mendidih yg Allah buat sebagai tanda antara Allah dan Nuh adalah tungku batu kepunyaan Hawa…. Pada hari jum’at, 10 Rajab tungku itu terbang, melewati Kabah, yg telah diangkat Allah agar tidak tenggelam. Nuh berlayar mengelilinginya 7 kali. Lalu tungku itu pergi ke Yemen dan kembali.” Ingat, Ar-Rahman tinggal di Yaman; Muhammad tidak mau melupakannya.

Dg kalimat ini kita ucapkan selamat tinggal pada hadis Tabari Volume 1: “Era ini adalah: Dari air bah sampai ke api dari Ibrahim, dari api Abraham hingga ke misi Yusuf, dari misi Yusuf ke misi Musa, dari Misi Musa ke kerajaan Solomon, Dari kerajaan Solomon ke Misi Yesus dan dari Misi Yesus ke waktu dimana Utusan Allah dikirim.” Jadi apa yg terjadi? Apa Allah kehabisan orang Yahudi? Dan karena setiap era berpusat disekitar Yerusalem, termasuk satu2nya perjalanan Muhammad kesurga, kenapa Mekah yang jadi keramat ? Kenyataannya adalah, Mekah belum eksis untuk sekitar 3500 tahun kemudian.

Kitab Kejadian dalam Bible menceritakan Ibrahim dimulai pada Bab 12. Sebuah kisah yg sangat baik mengenai hubungan Yahweh dg manusia dan perjanjiannya dg kaumnya. Kisah ini juga mengandung ramalan, peringatan utk kita akan karakter Ismael dan keturunannya: Kejadian 16:12 “Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya.” Kedengarannya cocok dengan keturunannya sekarang khan?

Versi Islamnya Ibrahim mengungkapkan kata2 ini: Tabari II:49 “Para orang bijaksana dulu berkata bahwa Ibrahim lahir dimasa Nimrod bin Cush, sementara banyak sejarawan bilang Nimrod adalah pejabat di Azdahaq. Beberapa menyatakan bahwa Nuh dikirim pada Nimrod, melawan Babylon. Kita telah diberitahu bahwa ‘Allah lebih tahu’, Dahhak adalah Nimrod dan Abraham lahir diwaktu periode ini, dan bahwa Nimrod adalah yg berkuasa yg ingin membakarnya.” Saya minta maaf bila saya berbeda pendapat dg orang bijaksana Islam, karena apa yg telah mereka nyatakan hingga halaman ini tidak ada yg masuk akal.

Mungkin kamu ingin tahu siapa Azdahaq, Nimrod dan Dahhak itu. Nimrod disebut dalam Bible, tapi mengenai Azdahaq kita harus merujuk kpd sumber2 Islam. Tabari II:3 “Qarishat seorang lalim. Suatu hari dia asyik dg pikirannya … Allah mengubahnya menjadi Azdahaq. Dia punya tujuh kepala dan dialah orang yg tinggal dipegunungan tertinggi di Iran. Semua sejarawan, baik Arab maupun Persia, mengklaim bahwa dia memerintah cuaca dan dia adalah seorang ahli sihir jahat.”

Jadi, itulah Azdahaq. Kini, mari kita lihat apa pendapat ulama2 islam mengenai Dahhak, yg mereka percaya adalah Nimrod. “Dahhak memerintah selama 1000 tahun setelah Jam” tapi ‘Allah lebih tahu’. Dia memerintah seluruh bumi, dg tekanan dan kelaliman. Dia terlalu banyak membunuh dan dialah yg pertama melakukan penyaliban dan potong tubuh/mutilasi. (Mutilasi saya tidak tahu, tapi penyaliban dikembangkan oleh orang Assyrian dan disempurnakan oleh Romawi.) Dia yg pertama memungut pajak dan mencetak Dirham.” Jika Dahhak adalah Nimrod, raja besar Babylon, dia adalah seorang pembunuh yg lalim. Dia juga seorang yg kreatif. Menurut bukti2 arkeologi, Nimrod dan istrinya Semiramis menciptakan praktek2 pagan yg berkembang menjadi dasar dari Mesir, Hindu, Katolik & Islam. Nimrod disebut sebagai yg membangun kuil pertama, menyewa pendeta/ulama pertama, dan menetapkan ritual2 yg pertama. Dia juga yg pertama memakai bulu burung dan mengontrol populasi melalui tipuan agama. Muhamad pastilah memandang Nimrod sebagai idola.

Tradisi Islam terus mengklaim, “Diceritakan juga bahwa tumbuh ganglia (pembengkakan simpul saraf) pada kedua pundaknya, yg menyakitkannya. Saking sakitnya hingga dia suka meminyakinya dg otak manusia. Utk ini dia membunuh dua orang tiap hari dan meminyaki ganglianya dg otak mereka. Setelah itu rasa sakitnya akan berkurang.” Wah, senang mendengar ada obat utk ganglia. Sekarang yg kita butuhkan adalah obat utk islam, yg juga memakan banyak otak manusia.

Tabari II:4 “Seorang rakyat Babylon berontak. Dia memasang spanduk perang dan banyak orang2 mengikuti dia. Ketika Dahhak mendengar ini dia ketakutan dan mengirim pesan: “Ada apa? Apa yg kau inginkan?” Orang itu menjawab “Bukankah kau bilang bahwa kau adalah penguasa dunia dan dunia adalah milikmu?” Sebagai orang yg sama2 megalomaniak, penipu, pembunuh dan teroris, Dahhak/Nimrod ditampilkan utk membuat sifat Muhamad nampak tidak terlalu gila, kukira.

Mari kita bandingkan kalimat diatas dg apa yg Muhammad katakan tentang dirinya: Bukhari V1B7N331 “Nabi berkata, ‘Aku telah diberi 5 hal yg tidak diberikan pada orang lain. Allah membuatku jaya melalui teror. Bumi dibuat untukku. .. Harta pampasan perang dibuat sah utkku tapi tidak sah utk orang lain. Aku diberi hak utk menjadi perantara pada hari Kiamat. Setiap nabi dikirim hanya pada satu bangsa saja, tapi aku dikirim utk seluruh umat manusia.’” Hiiii, 😕 😕 menakutkan!

Mari kita kembali pada cerita utama. “Orang yg berontak itu berkata, ‘Biarkan hausmu utk seluruh dunia dan jangan hanya utk kita, karena kamu hanya membunuh orang2 kita.’ Ya, membahagiakan sekali
memang kalau muslim cuma bunuh muslim, tapi sayangnya mereka juga membabat siapa saja. “Dahhak/Nimrod setuju dan menyuruh dua orang yg dibunuh tiap hari dibagi diantara orang2 nya, jangan hanya dari satu bangsa.”

“Dahhak adalah Nimrod dan Ibrahim lahir pada era ini … Dahhak adalah seorang pemberontak yg menahan rakyatnya ditanah yg penuh dg sihir dan tipuan dan menakut2i mereka dg dua ular yg ada dipundaknya.” Mari kita bandingkan Dahhak/Nimrod, dua orang yg katanya adalah satu dg duo yg tidak terpisahkan lainnya, Allah/Muhammad.

Dari surat Quran 3.151: “Akan Kami masukkan terror ke dalam hati kafir,” dari Quran 4.89: “Bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya.” Dan Quran 4.142: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.” Kemudian Bukhari:V7B71N661 “Sihir bekerja pada Rasul Allah dan dia tersihir hingga dia mulai membayangkan hal2 yg pada kenyataannya tidak dia lakukan.” Aku yakin persamaan ini bukan kebetulan. Pasangan yg satu mengklaim sebagai tuhan dan nabi; pasangan yg lain sebagai dukun sihir dan tiran. Hmmm … mirip bukan ?

“Dahhak/Nimrod membangun sebuah kota di Babylon yg dinamai Harb (War). Dia menjadikan orang2 Nabatean kurirnya. Rakyat dijadikan subjek utk segala macam tekanan dan dia membunuhi anak2 muda.” Dalam lanjutan kesamaan antara Nimrod dan Muhammad, anda harus tahu bahwa sang nabi menekan Arab agar patuh pada Islam. Yg menolak akan dibunuh. Bukhari V4B52N260 “Nabi berkata, “Jika seorang muslim meninggalkan agamanya, bunuh dia.” Banyak yg menyebut hal itu sebagai ‘tekanan’.

Dalam volume berikutnya dari Tabari dan Ishaq kita akan dihibur oleh sebuah Hadis yg menceritakan pembunuhan seorang anak muda oleh Muhamad. Dan dalam satu episode lain yg menjijikan dia memancung seluruh rakyat satu suku, membunuh setiap anak laki2 diatas umur 12 th. Sejarawan muslim mengarang mitos tentang Nimrod hanya utk membuat sifat haus darah Muhammad kelihatan seperti kelakuan yang normal2 saja.

Untuk memberi bumbu2 religi pada kisah ini, dijalinlah Nuh kedalam alur ceritanya. Kisah jiplakan yg dipelintir ini menjelaskan: Tabari II:11 “Shem, anak Nuh adalah kakek moyang orang Arab, Persia dan Yunani; Ham adalah kakek moyang orang Afrika; dan Yafet adalah kakek moyang orang Turki dan Gog dan Magog yg merupakan sepupu dari orang2 Turki.” Kemudian setelah diberitahu hal itu “Nuh tertidur dg auratnya kelihatan.” Kita sebelumnya telah diberitahu: “Nuh berdoa bahwa nabi2 dan rasul2 akan diturunkan dari Shem dan raja2 turun dari Yafet. Dia berdoa agar warna kulit orang Afrika dapat berubah agar keturunan mereka dapat menjadi budak orang Arab dan Turki.” Saya bertanya-tanya apa Louis Farrakhan (Pemimpin muslim di USA) tahu hal ini? Mungkin tidak, dia terlalu sibuk merusak mental pengikutnya. :lol:

Akhirnya kita sampai pada titik yg sebenarnya diinginkan oleh Islam dari kisah Nimrod: Tabari II:18 “Nimrod adalah anak dari Cush bin Canaan bin Ham bin Nuh. Dia adalah raja kaum Babylon dan kaum Ibrahim.” Muslim berada pada daerah yg stabil selama mereka berpegang pada kisah Bible, tetapi begitu mereka meninggalkannya, mereka kewalahan. Nimrod mati 700 tahun sebelum lahirnya Ibrahim. Dan Muhamad bilang bahwa Canaan mati waktu Air Bah. :shock:

Kisah sebenarnya dari kota pemerintahan Babylon, Niniwe dan Ur adalah menarik. Disinilah pena bertemu dg tablet (batu tulis). Di tanah Babylon, Assyrian dan Chaldean inilah sejarah tertulis dimulai. Disinilah undang2 pertama ditulis, bisnis pertama dilakukan, bala tentara pertama berpawai, murid pertama diajar, dan khotbah pertama disiarkan. Khotbah2 mereka dan pedang2 mereka akhirnya membentuk dunia, bahkan hingga saat ini. Islam diturunkan sebagian dari petikan2 penipuan religius yg dilakukan oleh Nimrod di Babylon. Agama asli Ibrahim didekat Ur didasarkan atas dewa bulan bernama ‘Sin’. Tempat pemujaan Dewa Bulan seperti Kabah didirikan baginya diseluruh Arab dg ritual yg mirip dg yg diciptakan di Babylon.

Rakyat Bulan Sabit mengubah matahari, bulan dan bintang menjadi dewa2 dan mengekspor mereka dg kekuatan pedang. Konstelasi bintang dan planet2 dipelajari, dan astrologi memulai agama pemujaan yg mengikuti gerakan2 benda langit menjadi gerakan dari manusia. Inilah pertama kali massa/orang banyak dijadikan subjek oleh para petinggi agama dan raja2 dg menggunakan/memperalat mereka atas nama Dewa2. Dan cara ini sampai sekarang masih ada.

Hingga titik ini, kita semua mengandalkan alasan dan kontradiksi internal utk memutuskan apakah Muhamad mengatakan yg sebenarnya ketika dia mengarang kembali kisah dalam Kitab Kejadian dari Penciptaan, Adam, Setan dan Nuh. Dan sekarang kita punya alat baru lagi : Sejarah.

Kalau Septuagint (Bible Yahudi dalam versi Yunani) dan Perkamen Laut
Mati menyangkal tuduhan Allah bahwa orang2 Yahudi merusak isi kitab mereka, maka tablet tanah liat dari Ur, Babylon dan Niniwe membuktikan bahwa Muhamad berbohong ketika dia mencoba membentuk Ibrahim sebagai sebangsa dg Nimrod. Dan kebohongan ini bukan tanpa akibat. Jika Ibrahim tidaklah sebagaimana yang Allah katakan, Quran hancur. Ibrahim adalah benang tipis yg menghubungkan Islam dg Bible. Dan tanpa Bible, semua yg rasional dan religius dalam Quran menguap, dan Islam juga ikut menguap.

Kisah Ibrahim diulang 30 kali dlm Quran didalam 15 Surat berbeda. Kita dengar kisah sengsara Adam 4 kali. Nuh, utusan yg dihina muncul 30 kali dalam 30 Surat yg berbeda. Anda tidak akan pernah kekurangan soal kematian dan penghancuran. Itu sebabnya Lot, keponakan Ibrahim dan sebuah karakter yg tidak terlalu penting dalam Bible, muncul tidak kurang dari 15 kali. Dia juga, diubah menjadi utusan Allah. Orang-orangnya tidak mematuhinya, jadi, Buuummm, Api dan belerang jatuh. Musa, sang pembebas, nabi dan pelaku keajaiban, paling sering disebut dalam buku Allah dgn 500 pemunculan.

Surat terpanjang, surat kedua yg dinamai Sang Sapi (Al Baqarah), didedikasikan pada patung sapi emas yg secara bodoh dibuat oleh orang Israel diperjalanan. Surat ke 10 disebut “Yunus”. Surat ke-12 dinamai dan dipenuhi oleh cerita Yusuf, namanya ‘bani Israel’. Surat ke-19 dinamai “Maryam”, ibu Yesus. Ke-21 didedikasikan pada ‘nabi’ Yahudi. Hanya satu dinamai ‘Muhamad’ dan hanya satu yg dinamai tuhan pertamanya “Ar-Rahman”. “Nuh” dihormati dg Ssurat yg memakai namanya, tapi begitu juga dengan “Pena”, “Jin”, “Tanda2 Zodiak”, “Matahari” dan “Bulan”.

Tanpa Bible, Quran akan menjadi buku yang sangat tipis. Tanpa Bible, Islam kehilangan hampir seluruh hiasan2 religiusnya. Ini alasan kenapa Muslim begitu maksa bahwa Tuhannya Bible dan tuhannya Quran itu sama. Karena jika tidak, hubungan Islam dgn Bible akan hilang dan asset2 religiusnya juga akan hilang.

Begitu kita buka halaman berikut kita dihadapkan pada dongeng lain yg mengagetkan tentang Nimrod. Aneh sekali seorang sejarawan seperti Tabari mengabaikan susunan kronologisnya hanya utk menyisipkan dongeng2 ini secara acak sepanjang ceritanya mengenai Nuh dan Ibrahim. Tabari II:106 “Keangkuhan dan sifat berontak Nimrod terhadap tuhannya terjadi utk sekian lama, kira2 400 tahun, meskipun Allah bersabar terhadapnya.”

Gajah didepan mata tidak nampak, rupanya ! “Nimrod seorang dungu. Dia tiran pertama dibumi.” Akibatnya “Allah mengirim ulat pada mereka, dan mereka memakan daging dan minum darah mereka, sampai hanya tersisa tulang2 mereka. Tapi Allah memberi Nimrod ulat yg masuk kehidungnya dan terus memukul2 dari dalam kepalanya dg martil selama 400 tahun. Teman Nimrod yg terbaik adalah mereka yg mengepalkan tangannya dan memukul kepala Nimrod.”

Ini membuatnya sangat marah. Tabari II:107 “Nimrod bersumpah akan mencari tuhannya Ibrahim. Jadi dia memelihara empat elang dan memberi mereka makanan daging dan anggur agar tumbuh besar dan kuat. Kemudian ia mengikat elang2 tsb didadanya dan mendudukinya. Dia menggantung sepotong daging diatas mereka dan mereka terbang dg usaha memakan daging tsb. Waktu mereka telah tinggi diudara, Nimrud melihat kebawah, dia lihat gunung2 merangkak dibawah seperti semut merayap. Ketika lebih tinggi lagi dia melihat bumi dg laut sekelilingnya. Setelah naik lebih tinggi lagi, dia sampai kebagian yg gelap dan tidak dapat melihat apapun diatas dan dibawahnya. Dia menjadi ketakutan dan melempar daging itu kebawah. Sang elang mengikutinya dan turun. Ketika gunung2 melihat mereka mendekat dan mendengar suara mereka, gunung2 itu jadi takut dan hampir bergerak dari tempatnya, tapi tidak jadi, karena Allah berkata, “Sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-
gunung dapat lenyap karenanya.” Quran 14.46.”

Saya tahu bahwa Hadis dibuat utk menjelaskan Quran, tapi dongeng ini benar2 konyol. Dan ini tidak dapat dimaafkan ! Dongeng ini dibuat ribuan tahun setelah mitos2 berhala dihadapkan pada logika. Dongeng ini diciptakan jauh sesudah Musa, David, Solomon, Plato, Socrates dan Aristotle memperkenalkan logika dan nalar kpd dunia beradab.

Dg mengingat hal2 tsb, mari kita pelajari problema Quran yg ingin ditangani Muhamad. Dalam 14:42 kita baca, “Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhamad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang lalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak. [14.43] mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong. [14.44] Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka,

Lanjutan dari Bagian 3

… [14.44] Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang lalim: “Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul: “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?,” [14.46] Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya.”

Begitulah ! Muhammad perlu membuat sebuah plot agar membuat gunung-gunung bergerak shg membuat Quran masuk akal. Cuplikan elang mabuk itu yg paling saya sukai.

Surat yg mengklaim Alah tidaklah ‘terlupa’ berakhir dg kata2 ini: Quran 14.47 “Karena itu janganlah sekali-kali kamu mengira Allah akan menyalahi janji-Nya kepada rasul-rasul-Nya; sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai pembalasan.” Hal itu cukup jelas, dan juga hal ini: “[14.48] (Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa. [14.49] Dan kamu akan melihat orang-orang yang berdosa pada hari itu diikat bersama-sama dengan belenggu. [14.50] Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka, [14.51] agar Allah memberi pembalasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan.“

Mengapa satu milyar orang memuja tuhan yg sesadis ini?

Kisah Nimrod berlanjut utk mencoba memberikan kredibilitas pada Islam.
Tabari II:108 “Mereka berangkat dari Yerusalem dan mereka jatuh di Pegunungan Asap. Waktu Nimrod melihat bahwa metoda ini tidak menghasilkan apapun, dia mulai membangun sebuah bangunan yg tinggi sekali. Kemudian ia kosongkan bagian tengahnya dan diisi oleh najis. “Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari fondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari. ” Quran 16.26.
Beranikah kita mencari tahu apa sih hal ‘najis’ yg sampai membuat Allah kalap ?

Kita telah sampai sejauh ini, kenapa menyerah sekarang? Tutup hidungmu kalau perlu. Q 16:22-25 berkata bahwa non-muslim dipenuhi oleh kesombongan dan hidup dalam penyangkalan. Tapi Allah menempel pada mereka seperti bau busuk pada…. Well, kalian tahu sendiri. Sang Boss Besar bertanya, “Apakah yang telah diturunkan Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Dongeng-dongengan orang-orang dahulu”. Dengan kata lain, campuran jiplakan dan curian dari Yahudi dan mitos Babylon. Akan kamu temukan dalam appendix “Sumber2 Materi”, bgm ulama2 di Bagdad yg menyempurnakan Quran pada abad 8 mencoba membuatnya lebih religius dgn merampas mitos dan dongeng2 Yahudi dari Talmud.

Hal ini bagaimanapun menunjuk kita pada : Quran 16.26 “Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar ?” (Perhatikan berapa banyak makar/persekongkolan yg ada dalam Quran. Setiap orang terlibat makar, bahkan Allah sendiripun !), “maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari fondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari.” Okay, saya mengerti. Tanpa konteks dari Hadis, Quran tidak masuk diakal. Tapi dengan kontekspun, tidak ada yang masuk akal. :roll:

Tabari II:109 “Lalu bangunan itu jatuh, dan pada hari itu bahasa2 dari umat manusia menjadi membingungkan dan manusia berbicara dalam 73 bahasa. Sebelum itu hanya ada bahasa Syriac. Bangunan itu disebut Babel.” Hmmm … :(

Bahasa tertulis pertama adalah Sumeria dan kemudian Akkadia, yg diciptakan sekitar 3000 SM. Bahasa2 itu digunakan oleh orang2 Sumeria, Babylon dan Assyria. Aramaic, yg mungkin hasil dari Phoenix, digunakan sebagai dasar dari Syriac sekitar 3000 tahun kemudian. Orang2 Kristen Syria adalah yg pertama yg menulis huruf Arab. Mereka mengembangkan alfabet mereka di abad ke-6!
Huruf2 Arab, dari mana kata “qur’an’ diturunkan, belumlah sampai ke Arab Tengah, dan dg begitu belum sampai ke Mekah, kecuali setelah Muhamad mengakui bahwa Quran ‘diturunkan’ untuknya dalam bahasa Arab. Jadi pertanyaan aneh bahwa Syriac adalah bahasa pertama adalah utk merampungkan masalah Muslim yg sulit mengerti kronologi sejarah. Alfabet dari Quran saja belum dikenal ketika ‘sang buku’ diturunkan. :shock: :shock:

Seraya kita terus membaca koleksi Hadis yg “diilhami” ini, kita semakin melihat wajah Islam. “Kita hanya menjauh dari surga,” Kata Nimrod. “Turun!” (Sekarang kamu tahu kearah mana utk mencari Allah.) Tabari II:109 “Para kafir adalah Nimrod dan Nebukadnesar, sementara orang2 yg percaya adalah Solomon bin David dan Alexander.” Dan taruhan, kamu pasti tidak tahu bahwa Alexander Agung (Iskandar), seorang pemuja berhala, sebenarnya adalah seorang muslim monoteis
atau bahwa Solomon, raja yg sangat patuh pada agama Yahudi, juga seorang Muslim ! :lol:

“Dalam hal yg sama, Nebukadnezar adalah raja perang dari tanah2 yg meluas dari Ahwaz hingga ke Byzantin dibagian barat dari Tigris, sebelum Luhrasb. Dia dilukai oleh para pejuang Turki.” Saya rasa si pengarang dongeng ini sebaiknya mengikuti dulu sejarah tingkat SMP. Karena [a yg mereka katakan, bahkan 20 persen dari sejarah ini tidak dapat dipercaya. Kita telah dihibur oleh aliran cerita2 tidak masuk akal,
kontradiksi dan mitos2 konyol. Ini merupakan upaya pembuatan agama yg paling lemah yg pernah dilakukan oleh manusia.

Kami telah menjadi saksi sebuah tindak pidana ! Kata2 diatas tidak mungkin “ilham Tuhan”. Ini berarti Muhamad berbohong: dia bukanlah seorang nabi dan Allah bukanlah tuhan. Tapi ini bukan berita jelek ! Ini berita baik. Ini mempermudah kami utk lebih mendalami lagi bagaimana dan mengapa penipuan ini disusun. Sekali kita mengerti bagaimana dan kenapa, kita mampu menghentikan Islam sebelum taring haus darah Islam semakin banyak menelan korban, baik non-muslim maupun Muslim sendiri.

Advertisements
This entry was posted in BAB 3 and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s